Sedia buku Terlaris sepanjang masa, Bob Sadino, the legends

Dunia kewirausahaan dikejutkan dengan meninggalnya maestro bisnismen indonesia, beliau adalah Bob Sadino atau biasa dipanggil Om Bob. Gaya berpakaian yang unik dan sederhana dengan hanya memakain baju dan celana pendek menjadi pembeda dengan pebisnis sukses lainnya. Beliau juga memiliki kata-kata sakti yang biasa dipakai dalam memberi petuah yakni kata “goblok”. beliau sendiri sudah menggoblok-goblokkan dirinya sendiri sebelum menggoblokkan orang lain.hehe, walaupun menurut saya Om Bob ini orang yang cerdas dan piawai dalam dunia bisnis. 🙂

ini buku rekomended buat sahabat2 semua, agan agan yang ngefans sama beliau dan ingin belajar petuah2 sakti dari beliau ! :))

B7652oWIgAU5Ijr

B7652oyIMAE5wOf

oke, berapa harganya? untuk buku biru di atas dapat diperoleh dengan harga Rp 135.000 sedangkan yang bawah dengan judul “goblok dari bob sadino” seharga Rp 85.000,- untuk pemesanan bisa langsung transfer ke BSM 7052638814 atas nama Nasrudin Nur Isnaini dengan kondirmasi ke sms/WA di 085729487121 🙂

images (3)

Tauladan sang Nabi

Hadist dan ayat di Bulan ini adalah terkait dengan menahan amarah dan memaafkan kesalahan orang lain.

“Barangsiapa yang mampu menahan marahnya padahal dia mampu menyalurkannya, maka Allah menyeru pada hari kiamat dari atas khalayak makhluk sampai disuruh memilih bidadari mana yang mereka mau.” (HR. Ahmad dengan sanad Hasan)

Dari Ibnu Mas’ud RA Rasulullah Saw bersabda: “Siapa yang dikatakan paling kuat di antara kalian? Sahabat menjawab: yaitu di antara kami yang paling kuat gulatnya. Beliau bersabda: “Bukan begitu, tetapi dia adalah yang paling kuat mengendalikan nafsunya ketika marah.” (HR. Muslim)

Dari Abu Hurairah RA, bahwa seseorang berkata kepada Nabi Saw: berwasiatlah kepadaku. Beliau bersabda: “jangan menjadi seorang pemarah”. Kemudian diulang-ulang beberapa kali. Dan beliau bersabda: “janganlah menjadi orang pemarah” (HR. Bukhari).

dalil di Alquran juga menjelaskan kpd kita untuk menahan amarah.


“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya serta memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan (QS. Ali Imran: 133-134)

Intelektual Kulon progo dan fenomena Brain Drain

Kulon Progo merupakan bagian dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang tepat berada di bagian paling barat dan berbatasan dengan wilayah Jawa Tengah. Tidak seperti Sleman atau Bantul, posisi Kulon Progo seakan terisolir dari peradaban kota dan wilayah strategis lainnya. Sesungguhnya, wilayah ini pun kaya akan potensi alamnya yang indah, namun sekali lagi kemajuan suatu daerah tak hanya didasarkan pada SDA-nya saja, tapi peran SDM pun harus lebih dimaksimalkan lagi.

Brain Drain dan kalangan intelektual

Brain drain hanyalah sebuah istilah yang menggambarkan tentang fenomena tenaga kerja di suatu daerah yang memilih meninggalkan daerahnya untuk mendapat kondisi welfare (kesejahteraan yang lebih) di daerah yang lain. Fenomena brain drain ini sudah bukan sesuatu yang baru. Contoh yang nyata adalah negara India dan China. Banyak lulusan India yang bersekolah di Harvad atau di negara-negara maju lainnya. Perlu diketahui kawan, bahwa India adalah jagonya ahli-ahli IT dan keteknikan tingkat dunia. Sudah banyak lulusan cerdas dari anak-anak India, namun yang terjadi adalah mereka ‘enggan’ untuk kembali ke daerah asalnya. Mengapa demikian? Simpel saja, karena di daerah asalnya mereka tidak mendapatkan penghargaan sebagai intelektual. Tidak ada jaminan kesejahteraan yang lebih layak dari pemerintahnya. Secara pragmatis, tentu saja mereka memilih keluar dari daerahnya untuk bekerja di perusahaan-perusahaan multinasional di Amerika. China pun demikian, mereka lebih memilih untuk hidup di negara yang menjamin hak-hak pribadi mereka, dan di pemerintahan yang menghargai karya intelektual mereka. hal ini juga berlaku di negeri kita, Indonesia. Tentu ingatan kita masih lekat akan sosok intelektual bangsa, B.J.Habibie. Sosok yang sungguh luar biasa kehebatan pemikirannya. Karya hebat beliau salah satunya tentang POSTULAT HABIBIE. Namun saudaraku, mengapa beliau lebih memilih di Jerman ketimbang di Indonesia…? yap, di Jerman beliau menjadi orang kehormatan dan menjadi penasehat salah satu perusahaan pesawat terbang terbesar seperti Boeing. Nah, ternyata penghargaan sosok ilmuwan di negeri kita masih terlalu rendah, pantas saja mereka memilih jalan untuk mengabdi di negara lain.

Intelektual Kulon Progo, Kemana kah??

Dalam satu kesempatan, ada seorang yang diterima secara bersamaan untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di kedinasan Kulon Progo dan kementrian RI di Jakarta. Bingung, antara idealisme dan pragmatisme. Maka orang tersebut memilih kementrian di jakarta sebagai profesinya. Mengapa bukan yang di Kabupaten KP..? tentu jawabannya sudah dpt dpastikan, coba bandingin antara gaji daerah dan gaji di tingkat nasional, belum lagi tunjangan-tunjangannya. Saya tidak ingin menyalahkan pemerintah daerah, tapi hanya ingin mengingatkan saja, jika pemda tidak segera melakukan aksi untuk menghargai para intelektualnya, tentu setiap tahun daerah kita akan begitu mudah nya ditinggalkan orang-orang pintarnya. Coba lihat deh, seberapa banyak pemda memberi fasilitas penelitian dan proyek-proyek yang melibatkan intelektual asli daerah.? seberapa banyak tindakan nyata untuk mendata dan merangkul para intelektual mudanya?? sebuah PR buat pemerintah untuk KP maju dan berperadaban. 🙂

Musik itu Halal kok, jika………..

Musik Haram…? yang lain ada yang mengatakan bagian dari nyanyian setan. Waduh, kok parah banget. Terus bagaimana dengan yang dengerin musik, yang mainkan musik? haram juga kah. Hmmm, sebegitu mutlaknya kah bahwa musik itu haram dan harus dibuang jah-jauh dari peradaban islam…?bagaimana dengan nyanyian yang berisi syair-syair islami? Apakah juga haram? nah, utnuk sedikit mengobati rasa ingin tau, maka saya nukil kan dari (pak) muhshodiq.wordpress.com dari buku Dr. Yusuf Qardhawi, Fatwa-fatwa Kontemporer (Gema Insani Press) tentang batasan-batasan musik yang diperbolehkan. Berikut ini keterangannya.

1. Tema atau isi nyanyian harus sesuai dengan ajaran dan adab Islam.
Nyanyian yang berisi kalimat “dunia adalah rokok dan gelas arak” bertentangan dengan ajaran Islam yang telah menghukumi arak (khamar) sebagai sesuatu yang keji, termasuk perbuatan setan, dan melaknat peminumnya, pemerahnya, penjualnya, pembawa (penghidangnya), pengangkutnya, dan semua orang yang terlibat di dalamnya. Sedangkan merokok itu sendiri jelas menimbulkan dharar.
Begitupun nyanyian-nyanyian yang seronok serta memuji-muji kecantikan dan kegagahan seseorang, merupakan nyanyian yang bertentangan dengan adab-adab Islam sebagaimana diserukan oleh Kitab Sucinya: Continue reading “Musik itu Halal kok, jika………..”

Imperium dunia

Negara madinah adalah salah satu bentuk negara tanpa ada menteri keuangan di dalamnya. Benar juga siy, karena kas negara pun tidak ada. loh, lalu bagaimana negara ini mampu tetap eksis..? kuncinya ada pada pembiayaan wakaf rakyatnya. ustman, Umar adalah contoh teladan yang mampu memberi sokongan harta untuk pembiayaan negara.

Dalam beberapa peperangan besar umat Islam, misal saat melawan Romawi Umar memberi contoh nyata dengan memberikan sebagian dari hartanya. lalu, dengan cara apa negara Madinah ini beranjak kaya dan bahkan mengendalikan dunia? kuncinya adalah pada expansi dakwah. pasukan islam kembali melebarkan sayap penaklukannya ke daerah2 luar Arab. sebut saja Mesir, tunisia dan juga Iraq. dengan adanya ekpansi besar tersebut, maka banyak ghanimah yang diraih. tentu hal ini membuat para mujahidin menjadi kaya. Mujahidin di zaman Khulafaurasyidin termasuk kalangan sosial yang kaya dan stratanya lebih tinggi dari yang lain. semakin banyak daerah yang ditaklukan semakin banyak harta rampasan yang didapat. akhirnya para pembesar negara saat itu kesusahan untuk menyimpan harta negara. Akhirnya dibuatlah Baitul Mal. konsep berdirinya adalah untuk menyimpan uang negara untuk berbagai keperluan pemerintah.

Begitulah, di setiap resiko terdapat rizki. resiko besar yang ditemui dalam peperangan akan terbayarkan dengan hadirnya rizki dari Allah yang begitu besar. sungguh luar biasa, negara islam saat itu benar-benar berjaya dan sangat disegani lawan. bahkan sangat ditakuti lawan! Islam tidak hanya unggul dalam militer tetapi juga unggul dalam bidang keilmuan, hikmah dan pertanian/pengelolaan ladang terutama di iraq. tata kelola negara yang efektif dan efisien dengan dibarengi sikap penguasanya yang bijak, semakin menambah kejayaan islam begitu pesat. kekuasaan Islam pun dilanjutkan dengan era Usman. di era ini, armada laut semakin kuat dan pasukan islam mampu menaklukan daerah2 yang dibatasi oleh lautan luas. luar biasa, banyak kemajuan yang diraih setiap masa dalam pemerintahan islam. para sahabat adalah para pembelajar Sejati yang tak mau berhenti menciptakan karya-karya besar

Young Imam versus Indonesian Idol

Tulisan ini saya persembahkan kepada generasi muda bangsa yang saat ini sedang mengalami degenerasi moralitas. Saya mendapat inspirasi dari sebuah web islam eramuslim.com. Di web itu tertuliskan sebuah berita tentang pemilihan “young Imam” di Malaysia. Malaysia..? pikirku, ya benar Negeri Jiran. Negara yang populasi muslimnya hanya 60%. Bandingkan dengan Indonesia yang 80%. Lalu..? jadi begini ceritanya..ck ck ck. Saya cukup prihatin dengan generasi muda yang gayanya sok kebarat-baratan, mulai dari segi pakaian, style life, dan nyanyian2nya. Hal tersebut tidak terlepas dari factor pribadi generasi muda. Kalau kita amati, sejauh mana sich keluarga mampu menjalankan perannya membentuk pribadi rabbani dan berakhlaq..? lalu bagaimana keadaan masyarakat yang membesarkannya. Tidak dapat dipungkiri bahwa masyarakat tempat dia tumbuh akan mampu membentuk karakter dan jati diri seseorang, ya kira2 80% lah. Media ternyata juga sangat berperan penting dalam proses tersebut, terutama televise. Konten-konten acara Tv saat ini masya Allah, hampir gag ada yang bermutu. Yakin dech kalau keadaan kayak gini terus dibiarkan, lalu nasib bangsa ini mau dibawa kemana..? salah siapa..? peserta young imam
Tanggung jawab utama
Kita semua sudah memahami bahwa tanggung jawab pembinaan generasi muda merupakan tanggung jawab bersama, akan tetapi dala kacamata analisis saya (cie cie..^^) peran pemerintah sangat besar dalam mengkondisikan pembinaan insan pemuda tersebut. Ini nich pak presiden RI, kalau anda mampu menghandle media elektronik seperti acara2 dan program televisi, maka saya jamin pembinaan anak muda bangsa ini dapat terarah. Jangan biarkan jatuh di tangan para orang-orang “swasta”yang sarat dengan kapitalisme, yang hanya nyar untung doank tanpa melihat nilai-nilai moralitas. Minimal acara TV lah,ayo donk pak Presiden. Saya sudah geram nic dengan acara TV yang sangat sangat gag mutu banget…(apa Anda sebgai pemimpin juga merasakan..?; kalau merasakan hal yang sama lantas apa yang sudah anda lakukan) hmmmm….rasa kesal dan jengkel. Pemerintah selayaknya membuat regulasi ketat dan mengaktifkan lagi Lembaga sensor Film dan program Acara Tv.

Indonesian idol
pemilihan Indonesia Idol
Anak muda saat ini pasti tau judul acara di atas. Yup! Sebuah program yang katanya nyari idola anak muda ini disiarkan salah satu stasiun TV swasta di idonesia..(perlu tak sebutkan gag ya…sebutin aja biar tau: RCTI).Dalam program tersebut, ditampilkan para penyanyi muda yang kemudian diseleksi oleh dewan juri, lantas ditentukan pemenangnya. Tak kasih tau nich, coba bandingin dengan MALAYSIA. Di sana ada sebuah program menarik, Young Imam namanya. Program ini disupport penuh oleh pemerintah federal Malaysia. Tujuan program ini untuk memilih imam muda Malaysia( perlu diketahui; imam di Malaysia digaji pemerintah dan perannya juga sebagai konsultan agama masyarakat). Pemenang program ini akan mendapat bea siswa ke Arab Saudi dan selepas itu menjadi imam di masjid di Malaysia. Antara Indonesia dan Malaysia memang beda. Kalau negeri jiran ini snagat konsen dalam pembinaan umat islam, sednagkan Indonesia..hemmmm non sense. Huh pemerintah gag peduli! Bahkan saat ada video porno artis, justru pemerintah malah nyalahi ulama untuk membina jamaahnya.salah siapa nek gitu. Ulama disuruh membina sednagkan kesejahteraan mereka gag diperhatikan. Tulisan ini adalah kritikan buat pemerintah dan yang “ngaku-ngaku pejabat”. Wahai pejabat, Insyaflah.