Rolex Anugerahi Lima Pemuda Visioner

GENEVA–MI: Lima orang berpandangan jauh ke depan, berusia di bawah 30 tahun, yang berasal dari Ethiopia, India, Nigeria, Filipina dan Amerika Serikat telah terpilih sebagai ‘Young Laureates’ dalam program perdana ‘Rolex Awards for Enterprise: Young Laureates Programme.’

Dipilih dari kelompok yang berjumlah hampir 200 calon dari seluruh dunia, oleh juri yang terdiri dari para pakar internasional, para wirausahawan sosial yang begitu menonjol ini telah membuat kagum dewan juri dengan semangat dan keyakinan mereka untuk mengatasi tantangan di bidang ilmu pengetahuan dan kesehatan, teknologi terapan, eksplorasi, lingkungan hidup dan pelestarian budaya.

Para ‘Rolex Young Laureates tersebut adalah: Jacob COLKER, 26, dari Amerika Serikat, mengubah cara orang terlibat dalam layanan masyarakat. Program berbasis internet yang diciptakannya memungkinkan para relawan menggunakan telepon ‘pintar’ (smartphone) mereka untuk menyumbangkan waktu luang mereka kepada organisasi amal dan ilmu pengetahuan.

Reese FERNANDEZ, 25, dari Filipina, mempunyai komitmen untuk menanggulangi kemiskinan dengan melatih orang menjadi wirausahawan sosial. Usaha ‘Rags2Riches’ yang dirintisnya telah memberdayakan ratusan wanita memperoleh penghasilan dengan cara menjadikan sampah menjadi aksesori fesyen yang elegan.

Nnaemeka IKE GWUONU, 27, dari Nigeria bertekad memperbaiki standar kehidupan berjuta juta petani Nigeria melalui jejaring radio mobile interaktif yang diciptakannya. Ratusan ribu pendengar didaerah pedesaan sudah bisa menerima dan bertukar informasi tentang praktik pertanian yang lestari dan masalah masalah kesehatan.

Piyush TEWARI, 29, dari India, telah mendirikan sebuah yayasan yang melatih polisi dan relawan untuk menanggapi kecelakaan lalu lintas secara cepat dan memberikan perawatan medis cepat.Dengan memberikan perawatan langsung kepada para korban, ia berharap dapat mengurangi ribuan kematian yang terjadi di jalan raya di India tiap tahun.

Bruktawit TIGABU, 28, dari Ethiopia – memanfaatkan sukses sebuah acara televisi tentang kesehatan yang ia produksi bersama suaminya untuk anak usia pra-sekolah dan para orang tua mereka.

“Rolex sangat gembira dapat mendukung para pria dan wanita muda yang sangat menonjol ini; mereka adalah wakil terbaik dari generasi mereka,” kata Rebecca Irvin, Director of Philanthropy Rolex dalam siaran pers yang diterima mediaindonesia.com. “Dalam menangani masalah-masalah yang dihadapi umat manusia, mereka tidak berpikir secara tradisional atau berpegang pada gagasan yang sudah usang. Proyek-proyek mereka yang inovatif telah mulai menghasilkan dampak nyata pada komunitas mereka sendiri, dan mempunyai potensial untuk memperbaiki kehidupan jutaan orang.”

Sebagai perluasan dari ‘Rolex Awards for Enterprise’, yang telah berjalan sekian lama, ‘Young Laureates Programme’ memberikan penghargaan bagi pria dan wanita berusia antar 18 sampai 30 tahun yang mempunyai gagasan inventif. Setiap ‘Young Laureate’ akan menerima US$50,000 selama dua tahun.

Pada tahun pertama, dana sebesar US$25,000 bagi masing-masing akan memberi para penerima kesempatan untuk memusatkan perhatian pada proyek yang mereka rintis, sedangkan angsuran kedua akan membantu mereka untuk maju dalam mengimplementasikannya. Jejaring Internasional bagi para inovator Rolex Awards [Rolex Awards international network of innovators], yang sebagian besar terdiri dari para mantan Laureate, senantiasa hadir dengan bimbingan dan untuk membantu para pemenang membawa proyek mereka ke jenjang berikutnya.(*/OL-02)

“Dalam dunia kita yang berkembang begitu cepat, Rolex hendak memberikan pesan kepada orang orang muda yang sangat termotivasi ini untuk menyediakan waktu untuk memikirkannya secara matang dan menciptakan proyek mereka secara tepat,” kata ahli ekologi Margaret D Lowman dari Amerika, salah seorang anggota dewan juri yang memilih para pemenang. “Generasi muda sangat faham hal-hal mengenai planet bumi kita dan bagaimana mesin bumi bekerja. Kita hanya harus memberdayakan mereka untuk bertindak dan Rolex melakukan hal ini dengan menyediakan waktu sebagai hadiah.”

Seorang anggota dewan juri yang lain, Khoo Swee Chiow, seorang penjelajah dari Singapura sependapat, “Rolex memberikan waktu kepada para ‘Young Laureates’ untuk menjadi dewasa. Menurut saya, persiapan penting. “Karena itulah, barangkali, saya membutuhkan waktu sepuluh tahun sebelum akhirnya saya mendaki Everest.”

Pada tanggal 11 November 2010, Rolex akan merayakan prestasi para ‘Young Laureates’ dalam suatu acara di ‘Rolex Learning Center’ [Pusat Pembelajaran Rolex] yang baru-baru ini diluncurkan, suatu simpul pertukaran pendidikan pada sebuah perguruan tinggi Swiss yang sangat terkemuka, Ecole Polytechnique Federale de Lausanne (EPFL). Para pakar dalam bidang-bidang terkait, termasuk beberapa orang mantan Laureates, akan hadir dalam perayaan ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s