Sajak Bangsa yang rakyatnya menderita

Kian terpuruk di tengah kemajuan dunia
Kian tertinggal di tengah majunya peradaban
Kemiskinan dan kelaparan tak kunjung terobati
Rakyat tak mendapatkan haknya untuk maju

Tangis menyayat seorang bocah kecil yang kelaparan
Ibunya tau kalau si anak lapar…
Namun tak kunjung ia mendapatkan cara…
Cara agar si anak berhenti menangis…
Kerana beras di penyimpanan sudah tidak bersisa lagi

Mengapa rakyat di negeri ini begitu menyedihkan…
Mengapa para pejabat terpilih itu tak sedikit pun mendengar jeritan ini
Apakah mereka sudah tidak sadar….atau jangan-jangan mereka telah mati
Mati rasa peduli, mati rasa bijak, dan mati hati mereka………………………….

Kalau boleh dibilang negeri ini salah urus!
Boleh dibilang juga para pemimpinnya asyik bermain uang
Sampai-sampai tak terpikirkan lagi rakyatnya yang penuh luka darah penderitaan
Kalau sampai para pendahulu kita melihat kisah ini,..tentu mereka akan berulang kali menyesal
Menyesal melahirkan generasi penerus yang tak setia kepada cita-cita mulia mereka
Menyesal karena merasa mereka dikhianati….
Dan satu lagi, menyesal karena Republik ini jatuh kepada orang-orang yang salah…

2 thoughts on “Sajak Bangsa yang rakyatnya menderita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s